Red flag terbesar saat memilih jasa perhitungan aktuaria adalah ketika penyedia jasa menjanjikan hasil cepat dan murah, tetapi tidak mau menjelaskan data, asumsi, metode, serta nama […]
Kebutuhan asuransi kumpulan perusahaan bisa dihitung dari tiga hal utama: jumlah karyawan, manfaat yang ingin diberikan, dan risiko finansial yang perlu ditanggung. Cara praktisnya adalah menentukan […]
Universitas dan yayasan tidak otomatis wajib memiliki aktuaris hanya karena mengelola pendidikan. Kewajiban itu muncul ketika mereka memiliki program pensiun manfaat pasti, janji uang pesangon tertentu, […]
Aktuaris publik membantu audit laporan keuangan dengan menghitung dan menilai kewajiban yang bergantung pada asumsi masa depan, seperti imbalan pensiun, pesangon, manfaat kesehatan, dan kewajiban perusahaan […]
Perhitungan imbalan kerja untuk startup dan perusahaan teknologi tidak berhenti pada menghitung pesangon saat karyawan keluar. Perusahaan perlu memetakan jenis imbalan, memperkirakan kewajiban masa depan, lalu […]
Present value of obligation adalah nilai uang yang perlu disiapkan perusahaan hari ini untuk membayar kewajiban imbalan kerja di masa depan. Dalam praktik HR, angka ini […]
Metode Projected Unit Credit (PUC) menghitung kewajiban imbalan kerja dengan membagi manfaat pensiun ke setiap tahun masa kerja, lalu memproyeksikan gaji dan mendiskontokan pembayaran masa depan […]
Reasuransi adalah cara perusahaan asuransi membagi risiko dengan perusahaan asuransi lain. Dalam asuransi jiwa, perusahaan asuransi menyerahkan sebagian risiko kematian, penyakit kritis, atau manfaat tertentu kepada […]
Perusahaan di Indonesia wajib mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk perlindungan aset dan operasional, belum ada satu daftar polis asuransi komersial yang wajib […]