Perhitungan pesangon menurut aturan terbaru tidak memakai satu angka yang berlaku untuk semua pekerja. Nilainya bergantung pada masa kerja, upah bulanan, alasan PHK, serta hak lain […]
Waktu pengerjaan laporan aktuaria imbalan kerja biasanya berkisar antara 5 sampai 15 hari kerja setelah data karyawan dinyatakan lengkap dan dapat digunakan. Untuk perusahaan kecil dengan […]
Berapa Biaya Jasa Aktuaria untuk Perhitungan Imbalan Kerja? Jawaban singkatnya: biaya jasa aktuaria untuk perhitungan imbalan kerja (employee benefits) berkisar Rp 15 juta hingga lebih dari […]
OLTEB (Other Long Term Employee Benefits) adalah imbalan kerja jangka panjang selain imbalan pascakerja, seperti pensiun dan pesangon pensiun. Contohnya mencakup penghargaan masa kerja, cuti panjang […]
Universitas dan yayasan tidak otomatis wajib memiliki aktuaris hanya karena mengelola pendidikan. Kewajiban itu muncul ketika mereka memiliki program pensiun manfaat pasti, janji uang pesangon tertentu, […]
Metode Projected Unit Credit (PUC) menghitung kewajiban imbalan kerja dengan membagi manfaat pensiun ke setiap tahun masa kerja, lalu memproyeksikan gaji dan mendiskontokan pembayaran masa depan […]
Imbalan kerja di industri ritel dan distribusi tidak berhenti pada gaji bulanan. Totalnya bisa mencakup upah pokok, lembur, insentif penjualan, komisi, THR, iuran BPJS, cuti berbayar, […]
Perusahaan jasa profesional dan konsultan membutuhkan aktuaria terutama untuk menghitung kewajiban imbalan kerja, menilai risiko biaya tenaga kerja, dan menyediakan angka yang dapat dipertanggungjawabkan dalam laporan […]