Manfaat pensiun karyawan tidak punya satu angka yang berlaku untuk semua orang. Nilainya bergantung pada jenis manfaat yang dihitung: Jaminan Hari Tua (JHT) biasanya dibayar sekaligus, […]
Aktuaris menentukan premi asuransi kesehatan karyawan dengan menghitung perkiraan biaya klaim pada suatu kelompok pekerja, lalu menambahkan biaya administrasi, cadangan, dan margin yang wajar. Mereka tidak […]
OLTEB (Other Long Term Employee Benefits) adalah imbalan kerja jangka panjang selain imbalan pascakerja, seperti pensiun dan pesangon pensiun. Contohnya mencakup penghargaan masa kerja, cuti panjang […]
Klaim asuransi kumpulan biasanya diajukan melalui HR atau administrator perusahaan, lalu diteruskan ke perusahaan asuransi bersama dokumen pendukung sesuai jenis manfaatnya. Untuk klaim kesehatan, dokumen yang […]
Perusahaan perlu melakukan second opinion atas laporan aktuaria ketika angka dalam laporan memengaruhi keputusan besar, tetapi manajemen belum yakin bahwa asumsi, data, atau metode perhitungannya sudah […]
Tren asuransi kesehatan korporat di Indonesia bergerak ke arah manfaat yang lebih fleksibel, layanan digital, cakupan kesehatan mental, dan pengendalian biaya medis yang lebih ketat. Perusahaan […]
Standar praktik aktuaria yang berlaku di Indonesia berasal dari dua lapis aturan: Standar Praktik Aktuaria Indonesia (PSPAI) yang diterbitkan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), serta ketentuan […]
Red flag terbesar saat memilih jasa perhitungan aktuaria adalah ketika penyedia jasa menjanjikan hasil cepat dan murah, tetapi tidak mau menjelaskan data, asumsi, metode, serta nama […]
Kebutuhan asuransi kumpulan perusahaan bisa dihitung dari tiga hal utama: jumlah karyawan, manfaat yang ingin diberikan, dan risiko finansial yang perlu ditanggung. Cara praktisnya adalah menentukan […]